Jumat, 09 September 2016

malam hanyalah ilusi bagiku, yang membuat indah sekejap lalu pergi begitu saja.
karena malam selalu menghadirkan khayalanku terhadapmu, saat sang fajar tiba malam pergi begitu saja  dan hanya menyisakan embun kekecewaan di setiap harinya.
aku harus bagai mana..?
apakah aku harus menyalahkan sang fajar...?
atau aku harus menyalahkan embun yang datang,,,,?
entahlah,,,.! mungkin aku yang terlalu menginginkanmu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar