telusurilah rintik hujan
yang mengajukan ribuan
pertanyaan tentangmu
tepat di ujung jemarimu
adakah kau eja namaku
di antara rinai rinai itu
lihat lah kau yang selalu
mempertanyakan ketidak hadiranku
tanpa sedikitpun menyinggung
ketidak mampuanku menahan rindu
sesekali jadilah aku
jadi kau akan tau kenapa
serajin itu aku mendoakanmu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar