hujan seperti tak sengaja berubah menjadi gerimis
dan malam serasa semakin manis
kopi di hidangkan dengan gelas plastik putih transparan
berkerudung coklat dan bibirmu yang merah
sembari meminum kopi di pinggir jalann
aahhh,,,entah pagi itu indah sekali
orang orang yang di perah siang tubuhnya
akan mengadukan nasibnya di kedai kopi pada malam hari
udara tidak beracun tapi surat surat tagihan
yang datang tiap awal bulan adalah alat
penyiksa yanng lunak ujudnya
semenjak pagi itu aku selalu teringat engku
setiap kali berjalan
setiap ada kerumitan di dalam kepala
hutan hutan yang rimbun tempat aku tinggal
sesungguhnhya tempat aku tersesat
aku bukan ingin menetap,aku hanya tak bisa pulang
aku sudah pasrah
oleh sebab itu aku harus mencintaimu
sampai selesai....
Tidak ada komentar:
Posting Komentar